Mengenang Perjalanan
Yas, kamu kan sering lupa dengan apa yang sudah kamu dapatkan. Kalau engkau masih selalu seperti itu, maka dari saat itu juga rajin-rajinlah menulis tentang perjuanganmu, entah itu tertuang dalam bentuk gambar dan tulisan yang bisa berupa hasil pena atau sesuatu yang kau berikan kepada orang lain. Orang-orang hanya melihat, membaca, mendengar, menyimak, mendengar, dan merasakan. Tidak tahu masalah, kemampuanmu saat itu dalam memecahkan masalah, dan perasaanmu. Jangan takut hal itu akan mempengaruhi orang-orang, karena orang-orang pun sedang belajar mengambil hikmah kehidupan juga, kadang mereka menelan bulat-bulat, kadang ada yang mengolahnya terlebih dahulu. Tapi yang perlu kau perhatikan adalah pendapat orang-orang yang mengolahnya dengan baik dan benar, jadikan segala pendapat mereka sebagai masukan untuk lebih baik kemudian hari, dan terimalah kelebihanmu dan kekuranganmu apa adanya.
Harap engkau ingat bahwa tulisan kehidupanmu dalam bentuk apapun akan menjadi cerminan dirimu. Berhati-hatilah karena cerminan itu haruslah bisa menjadi hal yang bermanfaat, entah itu dalam sudut pandang orang-orang ataupun sudut pandang Allah, tapi yang pasti di mana hal itu harus benar adalah di sudut pandang Allah. Jadi semoga tulisan-tulisan ini bisa jadi mediamu untuk mengingat perjalanan-perjalanan hidupmu, mengingat apa saja yang sudah kamu dapatkan dan seperti apa perkembangan perjuanganmu.
Dan semoga tulisan ini akan selalu membuatmu ingat bahwa yang memberikan hikmah dan ingatan adalah Allah. Jadi selalulah berdoalah kepadaNya agar Allah selalu meneguhkan hikmah dan ingatan itu untuk dijadikan bahan kebijaksanaan dan keberanian untuk memecahkan masalah-masalah yang muncul dihadapanmu. Semoga juga engkau ingat bahwa yang harus selalu kau pikirkan itu adalah sebuah nikmat merupakan titipan, yang akan dipertanggungjawabkan seperti apa cara engkau mendapatkannya dan bagaimana engkau mempergunakan hal tersebut. Atas apa yang telah terjadi, berterimakasihlah kepada dirimu yang telah mau berjuang dengan benar dan kepadaNya yang selalu mengerti dirimu, Aamiin :)
Semoga jadi pengingat diri,
- Ilyas
Harap engkau ingat bahwa tulisan kehidupanmu dalam bentuk apapun akan menjadi cerminan dirimu. Berhati-hatilah karena cerminan itu haruslah bisa menjadi hal yang bermanfaat, entah itu dalam sudut pandang orang-orang ataupun sudut pandang Allah, tapi yang pasti di mana hal itu harus benar adalah di sudut pandang Allah. Jadi semoga tulisan-tulisan ini bisa jadi mediamu untuk mengingat perjalanan-perjalanan hidupmu, mengingat apa saja yang sudah kamu dapatkan dan seperti apa perkembangan perjuanganmu.
Dan semoga tulisan ini akan selalu membuatmu ingat bahwa yang memberikan hikmah dan ingatan adalah Allah. Jadi selalulah berdoalah kepadaNya agar Allah selalu meneguhkan hikmah dan ingatan itu untuk dijadikan bahan kebijaksanaan dan keberanian untuk memecahkan masalah-masalah yang muncul dihadapanmu. Semoga juga engkau ingat bahwa yang harus selalu kau pikirkan itu adalah sebuah nikmat merupakan titipan, yang akan dipertanggungjawabkan seperti apa cara engkau mendapatkannya dan bagaimana engkau mempergunakan hal tersebut. Atas apa yang telah terjadi, berterimakasihlah kepada dirimu yang telah mau berjuang dengan benar dan kepadaNya yang selalu mengerti dirimu, Aamiin :)
Semoga jadi pengingat diri,
- Ilyas
Komentar
Posting Komentar